(bukan) rindu

apa yang kamu rindukan dari sebuah pertemuan, kawan?
jabat tangan erat lalu sapuan hangat mata yang menyiratkan kedukaan sekian lama tak berjumpa?
atau kamu merindukan ada ciuman hangat di pipi untuk memastikan segenggam waktu yang telah lalu masih bisa membawa kalian saling bertemu.
mungkin juga kamu merindukan geliat ciuman seperti ketika kalian melumat detik beberapa saat, menjadikan semua kerinduan alasan untuk membenarkan.
aku tak tahu. rindu memang tak butuh alasan dan ruang untuk bernapas.
sejenak, kamu akan kembali mengisahkan tentang kalian yang terkulai menyerah pada gairah yang memburu. surga.
itukah yang kamu rindukan dari sebuah ketakberjumpaan?

...

dengarlah,
kekosongan itu butuh diisi bukan dengan ego, kawan.

Comments

Popular Posts