Kali Kedua
Bagaimana rasanya kehilangan untuk kedua kalinya?
Kehilangan seseorang yang setiap hari selalu ada. Dari di dalam kandungan sampai jadi wanita sudah pantas mengandung.
Kehilangan yang sebenarnya tak nyata.
Kehilangan yang lebih menyakitkan karena setiap hari masih saja bertatap muka, kehilangan yang menyengsarakan karena tangan masih tetap bisa berjabat dan dengan mudahnya akan bisa memeluk.
Lalu ini kehilangan macam apa? Tolong beri aku macam-macam definisi kehilangan. Karena inilah kehilangan paling jahat dari semua kehilangan.
Ketika menatap matanya saja takkan sanggup, ketika menjelaskan apapun semakin tak ada guna, bahkan mengatakan sebuah kejujuran pun tak lagi diberi jeda. Inilah kehilangan yang sesungguhnya. Dua kali, untuk kali kedua.
Ini kehilangan.
Tanpa perpisahan.

Comments
Post a Comment