Timnas Vs Tim Level 10
OK. berita yang lagi hebroh ternyata bukan cuma tentang eF-Pe-I saja, nih ada kabar yang masih fresh from the oven dari Timnas kita.
OK please, terima kata KITA :) at least, just to read this post. . . hihii
dan mimpi buruk itu terjadi dengan bonus 7 goal yang tercipta dan pesta poralah para 'deganers' yang membanjiri SUGBK malam itu. gue adalah salah satu penonton yang mlongo. pfffff. . .
lalu setelah itu gue lihat di acara MataNajwa edisi GilaBola tanggal 24 Juli silam, theres Djohar Arifin, Jacksen F Tiago, Farhan, Arief Wicaksono dan ZenRS.
ini nih beberapa pernyataan yang dikutip di twitter matanajwa sodaraaaaah. . .
lengkapnya bisa dilihat disini
yess secara personal, gue menganggap mendatangkan klub asing itu memang perlu tapi ya SEPERLUNYA saja. jangan lupa lihat seperti apa kemampuan timnas kita dong. OK lah kita kedatangan macam arsenal, liverpool dan chelsea (yelaaah siapa yang bakalan meragukan kualitas mereka sih). tapi
OK please, terima kata KITA :) at least, just to read this post. . . hihii
waktu pertama kali gue denger kabar Timnas kita akan main lawan ARSENAL, theres no good joke i think. bercandan yang sama sekali ga lucu hingga akhirnya menampar gue telak dengan satu kenyataan bahwa pertandingan itu memang bukan cuma isapan jempol belaka. WHATTT???
July 14, 2013 8:30 PM WIB
Stadion Utama Gelora Bung Karno - Jakarta
Wasit: Shuhaizi Bin Shukri
toloong tampar gue dan katakan ini bukan mimpi.....
OK bukan gue ga menghormati pemain kita yang sudah terserang demam naturalisasi itu, bukan juga gue ga menghormati sponsor yang telah mendatangkan tim berjuluk 'deganers' itu (apa mungkin mereka penkmat degan alias kelama muda yang begitu setianya sampai menjuluki timnya dengan sebutan 'deganers'?) LOL!!!
"The Gunners"
bukan juga karena gue ga menghargai (atau menghormati) keinginan dari pak Dj selaku ketum Pe-eS-eS-I untuk mendatangkan tim-tim top dunia ke indonesia.
juga usaha keras pak menteri yang baru untuk mengakomodir keinginan para suporter 'pembelot' :D hhe. tapi semua itu PURE karena, mereka bukan lawan yang TEPAT untuk Timnas kita. ok, cukup jelas????
dan mimpi buruk itu terjadi dengan bonus 7 goal yang tercipta dan pesta poralah para 'deganers' yang membanjiri SUGBK malam itu. gue adalah salah satu penonton yang mlongo. pfffff. . .
OK, mulai melupakan kekalahan yang sakit itu masih dapat kabar lagi kalau akan mendatangkan 'kolam hati' (WHAT?) Liverpool :D
tapi okelah, 2-0 masih cukup untuk membungkam malu timnas kita. setelah pertandingan itu, gue pikir okesih mungkin Coach JFT udah benar-benar berbenah dengan para pemainnya. menahan Liverpool 2 goal itu kerja hebat Coach .
jangan terlalu senang dulu karena ternyata klub besar Chelsea belum sungkem ke indonesia. ya, menanti pertandingan Timnas vs Chelsea seperti menanti kekalahan.
(jangan katakan ini terlalu pesimis tapi berpikirlah rasional)
ya, imposible is nothing, tapi ketika dihadapkan pada kenyataan yang ada, maka pakailah acuan RASIONAL (bukan) ImIsNoth-nya. terlebih mendengar kabar bahwa pemain yang akan bertanding dengan chelsea adalah timnas yang diasuh oleh coach RD.
ya, mereka bagus. mereka pemain pilihan.. . .
tapi jelas berbeda dengan asuhan JFT isnt it? dan hasilnya >>> 8-1 untuk Chelsea..
Timnas lagi2 menelan pil pahit dari tamunya. 1 goal yang tercipta untuk timnas adalah goal bunuh diri akibat sontekan Greg Nwokolo yang membentur salah satu pemain Chelsea (aah siapa itu namanya gue ga mantengin). hhe (googling saja ya)
lalu setelah itu gue lihat di acara MataNajwa edisi GilaBola tanggal 24 Juli silam, theres Djohar Arifin, Jacksen F Tiago, Farhan, Arief Wicaksono dan ZenRS.
ini nih beberapa pernyataan yang dikutip di twitter matanajwa sodaraaaaah. . .
"Sejauh ini blm terlihat manfaat tanding lawan klub asing,utk pemain kami" Farhan /Dir. Persib Bandung
"Posisi kita msh di bawah. Sudah syukur klub2 asing itu mau datang" Djohar Arifin/Ketua PSSI
"Ada baiknya melawan klub2 asing itu,tp jadwal harus teratur" Jacksen Tiago/ Pelatih Timnas Indonesia
"Sy tdk mau rendah diri blg syukur klub Eropa mau datang.Kita pasar sngt besar kok!" ZenRS"Sejauh ini blm terlihat manfaat tanding lwn klub asing,utk pemain kami" Farhan /Dir. Persib Bandung
“Buat saya pertandingan persahabatan itu hny utk eksperimen dan show” Farhan /Dir. Persib Bandung
“Cost mendatangkan Chelsea dan Timnas Belanda sampai puluhan miliar” Arif Wicaksono
“Tujuan utama klub asing dtg bukan match fee, tp sponshorship jangka panjang” Arif Wicasono
“Kl pertandingan kompetitif, kualitas ke-atletan hingga sportivitas pemain dan pelatih akan terlihat” Farhan /Dir. Persib Bandung
“Utk pemain Persib, sejauh ini blm terlihat manfaatnya tanding dgn klub asing” Farhan /Dir. Persib Bandung
“Sejauh ini kita hny beri kesempatan pd pemain utk ditackle Podolski n untung2 bisa ngegocek Terry” Farhan /Dir. Persib Bandung
“Hub manajemen klub dg politisi baik, tp saling membatasi. Contohnya semua pilkada Jabar tdk ada yg memanfaatkan Persib” Farhan /Dir. Persib Bandung
“Kl politisi d sorot kamera saat pertandingan, itu tergantung TV nya dan petinggi partai mana yg punya tv” Farhan /Dir. Persib Bandung
“Secara langsung memang tdk meningkatkan prestasi Indonesia, tp ini proses memperkuat mental Timnas Indonesia” Arif Wicaksono
“Pengalaman bagi pemain & pelatih dlm menghadapi kesulitan, juga peningkatan jam terbang” Djohar Arifin
“Manfaat lain dari tanding dgn klub asing adalah agar pemain bisa dilirik oleh klub asing” Djohar Arifin
“Politik dan sepak bola memang sulit utk dipisahkan.Tp ketika politisi berusaha menyetir sepak bola, itu masalah” ZenRS
“Seharusnya ada transfer ilmu dari pelatih klub asing bagi para coach di Indonesia” Jacksen Tiago
“Kalo PSSI memang serius, Januari umumkan jadwal pertandingan internasional selama satu tahun” ZenRS
“Di Indonesia harus dipikirkan Timnas Indonesia 5 tahun ke depan akan jadi seperti apa” Jacksen Tiago
lengkapnya bisa dilihat disini
terus gue gimana?
"apa mereka adalah lawan yang sebanding untuk timnas? lawan yang tepat untuk timnas?"
kalo ada yang bilang ini hanya sebatas menjajal kemampuan dan teknik menguasai lapangan untuk para pemain timnas, HOW BULSHIT! kenapa harus tim sekelas chelsea? arsenal? liverpool?
untuk pengalaman? just for an experience? atau ada kepentingan priadi didalamnya? Wallahua'lam (think positively)
jangan munafik kalau orang indonesia (agak) merasa malu dengan kekalahan demi kekalahan yang dipetik dari pertandingan melawan tim-tim besar liga inggris itu. OK one more, JANGAN MUNAFIK! katakan misalnya kalian adalah fans berat salah satu dari 3 tim yang bertamu ke indonesia, lalu kalian dengan bangganya mendukung tim itu, mendukung tim luar negeri dan sementara waktu "mempecundangi" para pemain Timnas ('sementara' membelot dari kewarganegaraan Indonesia)
lalu kalian melihat timnas dibantai habis 7-0 , 2-0 dan 8-1. . . .
itu, itu yang kalian soraksorakkan di media sosial dan kalian banggakan karena berhasil mengalahkan timnas? ga sedikit malu?
malu bukan karena membelot dari timnas, tapi malu karena ternyata timnas belum sepadan untuk bertanding melawan tim sekelas mereka itu. YAKAN?
ga negativ untuk suka atau fanatis dengan tim luar negeri mamenn, yaaa mengingat tim negeri sendiri belum bisa dibanggakan dengan maksimal di kancah internasional.
secara, indonesia dengan fanatisme suporter sepakbola yang cukup besar ini ternyata belum mampu membuat prestasi sepak bola kita dilirik oleh dunia.
tapi. . . jangn sampai itu jadi bumerang untuk diri lo sendiri. . . ketika memecahbelah bangsa adalah sasaran yang paling "cihui" untuk menjadikan "kudeta"
tetaplah menjadi suporter yang santun terhdap tim asing ataupun Timnas itu sendiri, tetap menjaga hati untuk kebesaran dan kemapanan sepak bola kita. untuk ke arah yang lebih baik dan lebih positif pastinya. "katanya pengen banget ada lagu Indonesia Raya di piala dunia???"
ya... memang,
terlalu banyak konflik internal di badan yang menaungi sepak bola kita, terlalu banyak korupsi dan sejenisnya yang merusak moral para "penggede" bangsa kita, terlalu sibuk mengurus soal "bilik asmara", "suap impor daging babi (eh maaf) daging sapi maksud saya", "simulator SIMnya pak djoko susilo", "Hambalang-nya pak Anas dan pak mantan Menteri Olahraga" dan banyak banyak banyak lagi. . . .
complicated
balik lagi ke bahasan mendatangkan tim asing yang "denger2" disalami dengan cost yang ga sedikit.
menurut gue akan lebih arif dan bijaksana ketika para pimpinan sepakbola nasional dan pak menteri olahraga dan pihak-pihak terkait memilih untuk mendatangkan klub yang secara kualitas dan kuantitas jam terbang tak jauh berbeda dengan indonesia. lihatlah tetangga sebelah, Malaysia, Thailand, Singapore, atau Jepang. pasti selain fee-nya tak sebesar tim-tim sekelas liga inggris, laga yang berlangsung akan lebih seru dan saling menyerang.
mengalahkan merek dalah nilai positif dan lebih bermartabat untuk kita, untuk sepakbola ini... dibandingkan tim asing yang levelnya terlalu jauh dari Timnas.
OK, experience is the best teacher (katanya) dan apa itu masih berlaku?
ketika pengalaman tinggal sebuah pengalaman tanpa kesadaran untuk menjadi lebih baik?
***apa yang gue tulis semata-mata untuk memberikan gambaran buram aja tentang plus minus "sowan"nya tim asing level 10 ke indonesia. tapi semua tetap kembali pada anda sebagai pemirsaaah. . .bukan laga LAKI kalau permainan tak saling menyerang. BEGITU TO?
tetaplah berkarya!!!
tetaplah bangga dengan prestasi Kita!!!
tetaplah Nasional Is Me!!!
salam Gila Bola *CiYummm

Comments
Post a Comment