SUPERNOVA siap menjelma jadi nyata...
SUPERNOVA
serial Supernova karya Ibu Suri Dewi Lestari yang sampai tulisan ini dipostingkan telah tertuang dalam 4 buku, kabarnya telah direlakan Dee (panggilan akrab Dewi Lestari) apabila akan dijadikan film. kabar ini gue baca kemarin, saat iseng2 ikutin TL di twitter dan ada sebuah akun berita yang menuliskan -----> Dewi Lestari Rela Supernova Difilmkan *klik untuk meluncur.
twit ini jelas saja langsung menuai PRO dan KONTRA (termasuk gue). inidia beberapa komentar dari follower akun berita itu perihal kabar difilmkannya Supernova
yuuuuks merampiiiing ----->
Please jangan :( RT Metro_TV: Dewi Lestari Rela Supernova Difilmkan http://metrotvn.ws/N188620takut kecewaaa “ Metro_TV: Dewi Lestari Rela Supernova Difilmkan http://metrotvn.ws/N188620 ”WHAAAAAT ??? RT Metro_TV Dewi Lestari Rela Supernova Difilmkan http://metrotvn.ws/N188620@AimeeSaras aku cinta bgt sama buku2nya tp selalu kecewa sama filmnya :"( ngancurin imajinasi huhuhuPlease don't! RT Metro_TV: Dewi Lestari Rela Supernova Difilmkan http://metrotvn.ws/N188620dan saya yg gamau ketinggalan komen :--->kasih kami jaminan :'( cc deelestari adDEEction RT Metro_TV Dewi Lestari Rela Supernova Difilmkan http://metrotvn.ws/N188620tapi ada juga yang sepakat kok., ini dia:ASIK! RT Metro_TV: Dewi Lestari Rela Supernova Difilmkan http://metrotvn.ws/N188620Cant wait!! “Metro_TV: Dewi Lestari Rela Supernova Difilmkan http://metrotvn.ws/N188620 ”
secara *ehm* isi, gue kurang setuju kalo Supernova difilmkan. ah ini adalah karya Dee paling gananggeus menurut gue. kalo kita ngomongin 4 tulisan Dee yang lain: Filosofi Kopi, Rectoverso, Madre, Perahu Kertas. masing2 emang punya karakter yang beda. buat gue semua karya Dee itu kualitas kelas wahid :D
tapi Supernova itu the one exception. selain berkualitas, lo akan tenggelam jadi setiap peran yang sedng lo baca kala itu. misal: lo lagi baca KPBJ makan disana lo nemuin diri lo jadi Reuben dan Dimas, lo ngebuat setting tempat dan kejadian persis seperti yang diinginkan Dee. lo mengalir terus sampai ketemu Ferre, Rana, Diva, suaminya Rana, Ale, ah banyak. meskipun tokoh utamanya Reuben dan Dimas (dan Ferre dan Rana), tapi lo pasti bisa jadi Ale atau suaminya Rana (yakin). semuanya dibuat Dee dengan karakter yang kuat.
itu juga yang lo rasakan saat baca Akar, Petir dan Partikel.
dalam setiap buku Dee, lo akan jarang menemui kalimat yang diulang (atau gue yang enggak menemukan). karena gini, gue pernah beli sebuah novel yang judulnya ga perlu gue sebutin (demi kebajikan ya), disana selain ada kata2 yang keliru, banyak juga kalimat yang dengan tidak sengaja (atau sengaja) diulang. entah di kalimat berikutnya, di halaman berikutnya atau beberapa halaman berikutnya. JUJUR, itu mengganggu.
dan gue ga menemukan itu pada semua karya Dee. SALUT untuk IBU SURI!
tapi Supernova itu the one exception. selain berkualitas, lo akan tenggelam jadi setiap peran yang sedng lo baca kala itu. misal: lo lagi baca KPBJ makan disana lo nemuin diri lo jadi Reuben dan Dimas, lo ngebuat setting tempat dan kejadian persis seperti yang diinginkan Dee. lo mengalir terus sampai ketemu Ferre, Rana, Diva, suaminya Rana, Ale, ah banyak. meskipun tokoh utamanya Reuben dan Dimas (dan Ferre dan Rana), tapi lo pasti bisa jadi Ale atau suaminya Rana (yakin). semuanya dibuat Dee dengan karakter yang kuat.
itu juga yang lo rasakan saat baca Akar, Petir dan Partikel.
dalam setiap buku Dee, lo akan jarang menemui kalimat yang diulang (atau gue yang enggak menemukan). karena gini, gue pernah beli sebuah novel yang judulnya ga perlu gue sebutin (demi kebajikan ya), disana selain ada kata2 yang keliru, banyak juga kalimat yang dengan tidak sengaja (atau sengaja) diulang. entah di kalimat berikutnya, di halaman berikutnya atau beberapa halaman berikutnya. JUJUR, itu mengganggu.
dan gue ga menemukan itu pada semua karya Dee. SALUT untuk IBU SURI!
buat gue nih ya, kalo film itu diangkat dari buku dan gue udah duluan baca bukunya dan paham betul alur cerita dan karakter tokohnya, maka yang diharapkan adalah sebuah tontonan di layar bioskop yang sama persis dengan apa yang ada di angan2. kalo misal nih lo masuk ke bioskop nnton KPBJ (misal aja ya), lo datang sama temen yang juga pernah baca novelnya. maka selain duduk diam nonton film itu, lo akan berdiskusi tentang isinya meskipun fil itu posisi lagi diputer. IYAGAK? alhasil, lo akan sibuk diskusi (atau mungkin mengkritisi) film yang lo lihat bareng temen nonton lo itu.
contohnya adalah film Laskar Pelangi. kenapa gue contohin ini? karena film ini waktu itu booming menggelegar banget kan ya. saat cerita itu difilmkan, banyak juga yang menanti (termasuk gue) dan hasilnya apa? ya gue sibuk mengkritisi (tapi untungnya waktu ge nnton, temen gue yang satunya belum pernah baca novelnya jadi ya gue protes dalam hati aja) *LOL
dan nonton SUPERNOVA lam layar bioskop itu adalah hal yang paling menegangkan setelah lamaran* dan sidang (*baca gue belum pernah dilamar) *NGOK!
serius.
siapa yang cocok jadi Diva, secuek itu, sepinter itu, sejenius itu.
jadi Reuben dan Dimas, pasangan homoseksual yang ga ngondek dan profesional sama perannya, ga vulgar tapi ngena.
jadi Ferre, Rana. ahh
aplalagi jadi Bodhi. WHAT? BODHI! siapa yang rela dibotakin dan di implant dan straight edge? *ehk. Kell? whats HELL! manusia yang dimata gue sangat sempurna (setelah Mpret)
. ah sudah, mungkin lo setuju mungkin lo ga setuju.
. ah sudah, mungkin lo setuju mungkin lo ga setuju.
tapi gue msih belum puas untuk meyakinkan kalian bahwa Supernova adalah cerita yang tanpa diangkat ke layar lebar-pun akan tetap berkembang dan melahirkan inspirasi2 jenius bagi pembacanya.
oooh Elektra, Mpret, Miun, Daddy. pffff. gue ga ingin kalian ternodai *hahkk (tanpa mengurangi rasa hormat kalo memang nantinya film itu tercipta)
ga semua novel itu keren ketika diangkat ke layar lebar. yah ini sih campur duk banyak keratif ya. tapi kalaupun nantinya (entah kapan) SUPERNOVA menjelma menjai bahan tontonan di bioskop, gue berharap mereka yang menjadi bagian dari Supernova adlah orang2 yang mengerti dan pernah baca novelnya (paham karakter). meski ini begitu subjektif, tapi dari lubuk hati yang terdalam kok.
bye monce! :)
eh.. setuju banget nih gue, Supernova..ah the most wonderful novel2 yg pernah gue baca.. Gue bener bener khawatir ntar filmnya bikin kecewa temen2 yg udah pada baca novelnyaa:((
ReplyDelete